Pingsan Tersetrum Listrik Diduga Anak Usia Enam Tahun Alami Perundungan


Fokus1News, Jakarta -  Seorang bocah laki-laki berusia 6 tahun menjadi korban perundungan yang diduga dilakukan oleh dua remaja di Taman Kramat Pulo, Senen, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

Beredar di media sosial rekaman video terlihat korban, MWP, sedang bermain bersama teman-temannya saat dihampiri oleh dua remaja pada hari Sabtu (6/6/2026).

Kedua remaja tersebut kemudian mengangkat tubuh korban secara paksa. Karena postur tubuhnya yang lebih kecil, korban tidak mampu melawan.

Dalam aksi yang diduga sebagai perundungan itu, kedua pelaku menempelkan tubuh korban ke sebuah tiang lampu taman. Nahas, tiang lampu tersebut diduga mengalami kebocoran arus listrik.

Korban langsung tersengat listrik dan terjatuh hingga pingsan di lokasi kejadian. Warga yang mengetahui peristiwa tersebut kemudian memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit.

Ibu korban, Vira, mengatakan putranya harus menjalani perawatan selama tiga hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) akibat luka yang dideritanya.

"Anak saya sampai tidak sadarkan diri setelah kejadian itu. Dia mengalami luka di bagian kepala dan kaki kiri sehingga harus dirawat di rumah sakit selama tiga hari," ujar Vira.

Menurut Vira, sebelum insiden tersebut terjadi, putranya juga kerap menjadi sasaran pemalakan oleh kedua pelaku. Korban disebut sering dimintai uang dengan ancaman akan dikucilkan apabila tidak memenuhi permintaan mereka.

"Sebelumnya anak saya sering dimintai uang. Kalau tidak memberi, dia diancam tidak boleh bermain dan akan dijauhi," ucapnya.

Ibu Korban, Vira Islamiati, menceritakan sebelum peristiwa menimpa anaknya.  Berawal ketika sang anak minta izin untuk main ke taman bersama teman-temannya. Setelah itu, sang anak kembali lalu meminta uang jajan kepadanya.

"Ternyata ada laporan ke saya, katanya itu uangnya bukan buat dia, ternyata buat temannya, buat si pelaku, diminta paksa," kata Vira di Jakarta, Kamis (11/6/2026).  

Menurut informasi yang didapatnya, sang anak tidak akan ditemani jika tidak memberikan uang sebesar Rp2 ribu kepada terduga pelaku.

Vira mengaku sempat mengecek ke taman tempat anaknya bermain, dan mendapati sang anak masih dalam kondisi aman.

Tak lama setelah ditinggal atau kurang lebih 30 menit, korban sudah ditarik-tarik dan diseret ke tiang listrik, diduga dirundung oleh dua anak lainnya.

Oleh terduga pelaku, tubuh korban lalu ditempelkan ke tiang listrik hingga akhirnya tersetrum dan dibawa ke rumah sakit. Saat ini, korban tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

"Lalu korbannya kan udah keseret-seret ya, sampai kakinya luka, sama bagian kepala, pingsan juga, udah gitu anaknya sampai enggak sadar, dibawa ke rumah sakit, sampai napasnya pun enggak ada," ujar Vira. 

Meski kini telah diperbolehkan pulang dari rumah sakit, kondisi psikologis Wildan disebut masih terganggu. Bocah tersebut masih mengalami trauma dan ketakutan saat bertemu orang yang tidak dikenalnya.

"Sekarang (anak saya) masih trauma. Dia jadi takut bertemu orang asing dan sering teringat kejadian itu," kata Vira.

Keluarga korban telah melaporkan kasus dugaan perundungan anak tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat. Mereka berharap aparat kepolisian segera mengusut tuntas kasus itu dan memberikan sanksi yang sesuai kepada para pelaku.

Peristiwa itu terekam kamera CCTV dan videonya viral di media sosial. Dalam rekaman yang beredar, korban yang mengenakan pakaian merah terlihat dipegang dan diangkat oleh dua remaja.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama