Perkuat Sinergi Lintas Sektor, Lanal Banjarmasin Bersama Tim SAR Gabungan Evakuasi Korban KM Virgo Transport 8



Fokus1News,  TNI AL, Banjarnasin,- Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., bersama Jajaran Forkopimda Kalsel hadiri kegiatan SAR KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa pada koordinat 4°31'51.82"S 114°2'6.88"E, berjarak 80 NM dari Dermaga SAR Basirih Banjarmasin, Senin (14/9/2026). 

Dalam operasi gabungan ini, TNI Angkatan Laut bersinergi dengan mengerahkan Unsur yang terlibat yakni, KRI I Gusti Ngurah Rai-332 (Onboard Helly Panther HS 1311), 1 Tim Kopaska, 1 Tim Koppeba, Wartawan, 1 Tim Kesehatan Koarmada II (1 Dokter dan 1 Bakes) dan perlengkapan lain serta Kantong Jenazah.


Selain itu juga melibatkan KRI Nala-363 posisi Laut Jawa, KRI Pulau Fani-732, KRI Canopus-936, KAL Kumai II-13-51 Posisi Alur Banjarmasin, CN 235 (MPA P 8301), Heli Basarnas, UHF H 10 (QR 7303 dan QR 7304).

Sementara dari instansi lain melibatkan KN. SAR Laksmana 241 (Basarnas), KN. SAR 249 Permadi (Basarnas), dan
KN. Kunyit (Navigasi).

Hingga saat ini, sebanyak 114 korban telah berhasil dievakuasi ke empat kapal penyelamat, dengan rincian 108 orang dinyatakan selamat dan 6 orang meninggal dunia serta belum ditemukan 129 orang.


Pada hari pertama, salah satu kapal penyelamat, MV Haida, telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Minggu (13/9) sekitar pukul 18.30 WITA. Kapal tersebut membawa 69 korban yang seluruhnya dinyatakan selamat tanpa adanya korban jiwa.

Hari Kedua,
Kapal penyelamat, MT Mauhau, telah tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Senin (14/9) sekitar pukul 06.10 WITA. Kapal tersebut membawa 16 korban, yang dinyatakan selamat 15 orang dan meninggal dunia 1 orang.

Setibanya MV Haida di Pelabuhan Trisakti, Posko SAR langsung melakukan penanganan terhadap para korban. Pihak berwenang juga telah menyiagakan lima rumah sakit rujukan di Banjarmasin, yakni RS TPT, RS Suaka Insan, RSUD Ansari Saleh, RS Bhayangkara, dan RSUD Ulin.

Tim Medis dari Balai Pengobatan Lanal Banjarmasin serta Relawan telah bersiaga di Posko untuk memberikan pertolongan pertama serta melakukan pertolongan medis lebih lanjut apabila terdapat korban yang membutuhkan perawatan.  

KAL Kumai II-13-51 yang juga terlibat langsung dalam proses pencarian ini dengan menyisir area perairan di lokasi kejadian. Kapal patroli ini terus bergerak aktif mengitari sektor yang telah ditentukan untuk mencari korban yang belum ditemukan. Berdasarkan hasil pemantauan terkini di lapangan, kru KAL Kumai II-13-51 melaporkan bahwa belum ada tanda-tanda atau objek terapung yang terlihat di permukaan laut.

Upaya pencarian dan pertolongan terhadap korban lainnya masih terus dilakukan secara intensif oleh seluruh unsur TNI AL dan Tim SAR Gabungan yang berada di lokasi kejadian.


Post a Comment

Lebih baru Lebih lama