Fokus1News, Jakarta - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta akan menambahkan armada angkutan sampah untuk mendukung operasional Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan kurangi tetesan air Lindi ke jalan. Minggu (1/2/2026)
Rencana penambahan angkutan sampah menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk mendukung operasional RDF Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara terkait bau tidak enak dari tetesan air Lindi dari bak mobil angkutan sampah.
Pramono mengatakan, permasalahan pada RDF Rorotan terletak pada angkutan sampah yang meneteskan air lindi sehingga muncul bau tidak sedap.
"Pihak Pemprov DKI Jakarta telah membeli alat transportasi pengangkut sampah baru pada 2025 untuk menyelesaikan masalah RDF Rorotan." Kata Pramono Anung.
Pramono menegaskan bahwa ia sudah meminta RDF Rorotan untuk berhenti beroperasi sementara sampai unit armada angkutan sampah terbaru mulai beroperasi.
Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike berharap pengadaan armada baru untuk mendukung operasional Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Rorotan dapat mengangkut sampah secara layak dan lebih ramah lingkungan.
"Sampah yang diarahkan ke RDF nanti diangkut dengan alat transportasi yang memenuhi standar ramah lingkungan, layak pakai, tidak bocor, dan tertutup," kata Yuke di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, persiapan pengoperasian RDF Rorotan, Jakarta Utara harus maksimal jangan sampai menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat.
Ia mengatakan, sebelumnya pengoperasian berhenti karena keterbatasan dan ketidaklayakan armada pengangkut sampah, sehingga mencemari lingkungan sekitar.
Oleh karena itu, dengan adanya armada baru diharapkan dapat mendukung operasional RDF Plant Rorotan secara maksimal dan tidak lagi menggunakan truk yang sudah rusak.
"Jangan sampai pada saat berlangsung kembali masih ada kendaraan yang bermasalah," ujarnya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memperkuat kesiapan operasional RDF Plant Rorotan melalui peluncuran truk compactor tertutup pengangkut sampah ke fasilitas RDF Rorotan.
Langkah ini menandai keseriusan Pemprov DKI dalam memastikan pengangkutan sampah dilakukan dengan standar tertinggi, higienis, dan minim dampak bagi lingkungan perkotaan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menegaskan bahwa kesiapan sistem pengangkutan menjadi fondasi utama keberhasilan operasional RDF Plant di dalam kota.
"Pengolahan sampah tidak hanya soal fasilitas di dalam area, tetapi juga bagaimana sampah diangkut dari sumbernya. Karena itu, kami memastikan seluruh armada memenuhi standar kualitas agar tidak menimbulkan persoalan baru di masyarakat," tandas Dia.
Posting Komentar