Fokus1news, Jakarta - Dipicu isu tunjangan rumah DPR yang dianggap menyakiti hati rakyat di tengah krisis, ditambah video beredar Uya Kuta yang berjoget dan viral di media sosial.
Rumah anggota DPR RI Uya Kuya berlokasi di Komplek Perumahan Statistik, Pondok Bambu Jakarta Timur dirusak massa sebagai bentuk kemarahan warga karena dianggap tidak sensitif dengan penderitaan masyarakat sulit memenuhi kebutuhan ekonomi.
Ratusan warga melakukan aksi merusak pagar rumah, dan memaksa masuk ke halaman pada Sabtu malam.
Suasana mencekam terjadi ketika kelompok massa melemparkan benda keras ke arah rumah Uya, sementara sebagian lainnya menjarah barang di area luar.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Uya Kuya maupun kepolisian terkait peristiwa tersebut.
Diketahui sebelumnya. Usai gelombang demonstrasi besar-besaran yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, anggota DPR RI Uya Kuya Uya Kuya telah menyampaikan permintaan maaf melalui video yang diunggahnya di akun Instagram pribadinya.
Dalam video berdurasi singkat, Uya yang mengenakan kemeja abu-abu menyampaikan penyesalannya atas situasi yang menimbulkan keresahan publik.
"Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya, tulus dari lubuk hati saya yang paling dalam untuk seluruh masyarakat Indonesia atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini, baik disengaja maupun tidak disengaja,” ujar Uya.
Uya juga mengakui bahwa peristiwa yang terjadi telah menimbulkan luka mendalam bagi masyarakat, terutama para korban yang harus gugur maupun terluka akibat bentrokan saat aksi.
“Tidak ada niat sedikit pun dari hati kami untuk membuat suasana ini menjadi gaduh,” tandas Dia.
Posting Komentar