Presiden Prabowo Subianto Sebut Arab Saudi Beri Kesempatan Kepemilikan Lahan Kampung Haji Di Makah


Fokus1News, Malang -  Presiden Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026) mengatakan Indonesia untuk pertama kalinya mendapatkan kehormatan dan hak memiliki lahan di Kota Suci Makkah, Arab Saudi membangun kampung haji.

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo mengungkapkan menyambut baik kesempatan yang diberikan Pemerintah Arab Saudi dengan menargetkan pembangunan kampung haji bisa rampung pada 2028, tepat tiga tahun mendatang.

“Kita akan membangun kampung haji di Makkah. Semua jemaah akan dijamin mendapatkan hunian yang layak, tempat yang baik, dan pelayanan terbaik. Saya bertekad menurunkan biaya haji untuk rakyat Indonesia,” kata Presiden Prabowo.

Menurut Presiden Prabowo Subianto izin kepemilikan lahan tersebut merupakan yang pertama kali diberikan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menjadi terobosan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan haji bagi jemaah Indonesia.

Prabowo Subianto menjelaskan, diperkirakan sekitar seribu kamar akan tersedia dalam beberapa bulan mendatang, dan pembangunan akan terus dilanjutkan secara bertahap.

Kampung haji diharapkan menjadi program Pemerintah Indonesia yang dirancang sebagai kawasan terintegrasi yang tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga layanan pendukung ibadah untuk meningkatkan kenyamanan jemaah sekaligus menekan biaya akomodasi selama pelaksanaan ibadah haji dan umrah.

Dalam pidato Presiden Prabowo Subianto saat memberikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur mengapresiasi peran Nahdlatul Ulama selama satu abad dalam menjaga persatuan, toleransi, dan kedamaian bangsa. Ia menegaskan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk hidup rukun dan damai sebagai satu bangsa.

“Terima kasih Nahdlatul Ulama yang selalu setia menjaga martabat dan kebesaran bangsa Indonesia,” pungkas Prabowo.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama