Fokus1News, Palembang - Seorang anggota TNI berinisial Pratu FAA (23) meninggal dunia di duga akibat penembakan oleh rekannya Sertu MRR (23) dan warga sipil DS yang diduga menyembunyikan barang bukti Sejata api di tempat hiburan malam Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (16/5/2026) pukul 02.40 WIB.
Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania mengatakan peristiwa bermula dari perselisihan antara korban dan pelaku yang kemudian memicu perkelahian yang terjadi di Cafe, Resto, Bar anda Live Music Panhead di Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan. Senin (18/5/2026).
Pada saat itu, pelaku menghampiri korban yang sedang asik berjoget dan seketika itu terjadilah selisih paham sehingga menimbulkan perkelahian antara korban dengan pelaku.
Situasi yang semula hanya perselisihan berubah menjadi bentrokan hingga akhirnya terdengar letusan senjata api.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, ada dia pihak yang diamankan, Sertu MRR diduga sebagai pelaku penembakan, sedangkan DS diduga menyembunyikan barang bukti senjata api setelah kejadian," kata Yordania.
Penyidik Denpom II/Sriwijaya kini masih mendalami motif utama insiden tersebut, termasuk kronologi detail sebelum penembakan terjadi di lokasi hiburan malam itu.
Selain memeriksa para saksi, Pomdam juga menelusuri asal-usul senjata yang dipakai pelaku.
Dari hasil pemeriksaan awal, senjata tersebut diduga merupakan senjata rakitan.
"Jenis senjata dan dari mana diperoleh masih salam proses pendalaman," kata Yordania.
Jenazah Pratu FAA telah dimakamkan secara militer pada Sabtu sore dengan dihadiri keluarga, kerabat serta rekan satuan.
Saat ini Sertu MRR menjalani pemeriksaan intensif di Denpom II/Sriwijaya.
Sementara DS telah diserahkan ke Polrestabes Palembang guna menjalani proses hukum lebih lanjut terkait dugaan menghilangkan barang bukti.
Posting Komentar